Penerapan Network Operation Center (NOC) di Internal Perusahaan

Network Operation Center (NOC)

Sebelumnya, kita sudah membahas tentang tentang tujuan penerapan Network Operation Center (NOC), maka sekarang marilah kita bahas seberapa perlu penerapan Network Operation Center atau NOC di internal perusahaan.

Seperti yang kita bahas sebelumnya bahwa Network Operation Center (NOC) merupakan perangkat infrastruktur yang berfungsi mengawasi, memantau, mengendalikan, mencatat semua aktifitas jaringan sekaligus mengamankankannya.

Tujuan penerapan Network Operation Center (NOC) adalah untuk mengontrol terhadap suatu jaringan atau network, yang meliputi kegiatan mengawasi, mengendalikan, serta mencatat aktivitas jaringan yang sedang berlangsung untuk memastikan semuanya berjalan semestinya.

Network Operation Center (NOC) dalam dunia jasa telekomunikasi dan internet, memang sudah biasa digunakan. Sejarah menyebutkan bahwa awalnya  AT & T di New York pada tahun 1962 menerapkan Control Center Network yang digunakan untuk menampilkan peralihan papan status dan rute informasi secara real-time. Selanjutnya pada tahun 1977 di Bedminster, New Jersey, Control Center Network AT & T ini digantikanoleh Network Operation Center atau NOC .

Dari asal-usul penerapan Network Operation Center atau NOC, dapat terlihat bahwa NOC digunakan untuk mengontrol suatu jaringan atau network yang lokasinya berjauhan atau mengawasi, mengendalikan, serta mencatat aktivitas jaringan antara data center dengan pengguna.

Penerapan Network Operation Center (NOC) di Internal Perusahaan

Kalau kita bicara tentang penerapan Network Operation Center atau NOC di internal perusahaan, maka kita juga bicara efektifitas dan biaya (total cost of ownership / TCO). Data Center, kerahasiaan data, SDM dan cost menjadi pertimbangan utama oleh top management untuk melakukan internal NOC atau outsourcing NOC. Tapi kalau kita bicara kerahasiaan data, pilihan untuk menerapkan internal NOC, adalah mutlak.

Kajian Biaya Internal Network Operation Center (NOC)

Pengurangan biaya (reduce cost) dalam penerapan internal NOC dapat dilakukan dengan memiliki seperangkat alat manajemen infrastruktur yang baik yang dapat menghubungkan peristiwa, mengotomatisasi tugas-tugas tertentu dan memberikan visibilitas ke dalam kesehatan jaringan.

Mengintegrasikan alat analisis kinerja tinggi dalam data center internal NOC yang menjaminan layanan dapat diukur dan degradasi atau kemacetan dapat dihindari.

Perencanaan internal NOC yang benar, dapat berdampak positif pada biaya. Ini merupakan elemen penting dalam menghindari praktik umum pembelian perangkat keras yang berlebihan. End-user experience adalah segalanya, tetapi semakin rumit data center (seperti arsitektur hybrid-cloud) semakin sulit untuk mendapatkan visibilitas ke lingkungan komputasi pengguna akhir.

NOC yang baik harus menyediakan data real-time untuk memonitoring destop end user yang meliputi pemantauan, penangkapan, perekaman dan penganalisaan setiap interaksi antar aplikasi, VM, dan setiap komponen virtual dan fisik dari data center.

Kita ambil contoh pemantauan dan pengelolaan kontrol keamanan seperti firewall. Beberapa data center memiliki banyak firewall, masing-masing dikelola oleh sebuah aturan, dan firewall ini memerlukan pembaruan setiap hari. Setiap perubahan dalam salah satu dari berbagai macam aturan di setiap firewall dapat menyebabkan kurangnya konektivitas atau downtime aplikasi, dan itu akan menaikkan biaya secara keseluruhan.

Tim NOC membutuhkan seperangkat alat yang tepat untuk memantau dan menyelesaikan masalah firewall, karena memahami bahwa akar penyebab masalah adalah karena perubahan keamanan. Selain itu tim NOC perlu memastikan bahwa perbaikan pada pengaturan firewall tidak membuka lubang keamanan yang mungkin memungkinkan kerentanan ke jaringan perusahaan.

Elemen yang paling penting untuk digaris bawahi adalah apakah pada akhirnya akan lebih murah untuk melakukan internal NOC atau external NOC (outsourcing). Untuk menjaga agar semuanya tetap seimbang, gali perincian persamaan biaya untuk mengetahui berapa banyak setiap opsi akan dikenakan biaya.

Terlepas dari jalur internal NOC atau external NOC yang dipilih, masih perlu biaya untuk menempatkan NOC di sana dan menyediakan layanan berkualitas tinggi. Karena itu, jangan terburu-buru untuk memutuskan mana yang paling baik.

Demikian juga dengan pertimbangkan implikasi keuangan dari penggunaan Network Operation Center atau NOC yang memadai. Tanpa NOC, tingkat ketersediaan data center dapat menurun dan sumber daya staf data center akan banyak tekonsumsi dalam kerusakan yang akan terjadi.

Mulailah berpikir tentang NOC dari perspektif aset bisnis strategis dan bukan menganggapnya sebagai biaya overhead.

Network Operation Center (NOC)